Senin, 29 Maret 2010

Ketika Maaf Tak Ada Jawaban

Dalam keheningan malam aku masih menanti,
Sebuah jawab atas maaf yang pernah ku ucap,
Meski kau seakan tak pernah lagi mau peduli,
Dengan rasaku yang begitu menguras hati,

Wahai angin malam,,,
Bisikan ditelinganya, betapa aku rapuh tanpanya,
Betapa jiwa ini sangat membutuhkan kehadirannya,
Dan; Betapa raga ini takut kehilangannya,

Ya rabb, pemilik roh dalam jiwa-jiwa manusia,
Pemilik jiwa dalam setiap raga,
Penguasa alam beserta isinya,
Yang maha pengasih lagi penyayang,
Dan; yYang maha kuasa atas segala apa yang di inginkanNya,

Bersimpuh aku di hadapMu,
Mengharap kebesaran hatiMu,
Untuk membukakan mata hatinya yang sekeras batu itu,
Agar ia dapat melihat dan merasakan,
Betapa kata maafnya begitu aku harapkan,

Ya Rabb,
Bukakan pintu hatinya,
Agar ia tau bahwa Tuhannya maha bijaksana,
Agar ia mengerti bahwa Tuhannya maha pemurah,
Dan; Agar ia sadari bahwa Tuhannya saja maha pemaaf atas segala salah dan dosa-dosa hambanya.


Asih Murniati Wakhid

Tidak ada komentar:

Posting Komentar