Minggu, 28 Maret 2010

Pedihnya Sebuah Kerinduan

Wahai langit, tanyakan padaNya,
Mengapa Dia menciptakan sekeping hati,
Begitu rapuh dan terluka, manakala dihadapkan dengan duri-duri cinta,
Begitu kuat dan kokoh, saat berselimut cinta dan asa,

Mengapa Dia menciptakan rasa sayang dan rindu di dalam hati ini,
Mengisi kekosongan didalamnya,
Menyisakan kegelisahan akan sosok sang kekasih,
Menimbulkan segudang tanya,
Menghimpun berjuta asa,
Memberikan semangat,
Juga kepedihan yang tak terkira,

Mengapa Ia menciptakan kegelisahan di dalam jiwa,
Menghimpit bayangan,
Menyesakkan dada,
Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa,

Wahai ilalang,
Pernahkah engkau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini,
Mengapa hanya diam?
Katakan padaku sebuah kata yang bisa meredam gejolak jiwa ini,
Sesuatu yang dibutuhkan raga ini,
Sebagai pengobat rasa sakit yang tak terkendali,

Desiran anginMu membuat berisik dirimu,
Seolah ada sesuatuyang ingin Kau ucapkan padaku,
Aku tak tahu apa maksudnya,
Hanya menduga,
Bisikanmu mengatakan;
"ada seseorang di balik bukit sana, menunggumu dengan setia, menghargai apa arti cinta"

Hati terjatuh, terluka, merobek malam, menoreh seribu duka,
Ku kepakan sayap-sayap patahku,
Mengikuti hembusan angin yang berlalu,
Menancapkan rindu di ujung hati yang beku.


By. Asih Murniati Wakhid
Di kutip dari "broken wings"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar